close


Permainan Simulasi Menjalani Kehidupan Baru di dalam Game

Game simulasi kehidupan nyata mirip the sims -Ini bukan game baru, sudah tahun 2003 ia berdiri. Berarti 15 tahun bila dihitung dari tahun 2018. Sudah begitu lama. Game ini sudah ada sebelum datangnya game-game baru yang sekarang sudah menglobal seperti Mobile Legend, AOV, PUBG, Fortnite, atau Talking Tom wkwk.

Nama game simulasi kehidupan tersebut adalah Second Life. Seperti namanya bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, game ini adalah kehidupan kedua kalian. Di sini, Anda bisa melakukan apapun layaknya seorang manusia. Hanya saja karena ini game, jadi yang berada di dalam game adalah sosok Avatar. Bukan kalian. Kalian duduk di belakang komputer dan mengontrol kehidupan kedua dari balik meja.
Game imulasi dunia nyata real

Game simulasi kehidupan Second Life benar-benar mirip dengan dunia kita. Cuma, di sini Anda bisa memilih menjadi seseorang yang penuh kepalsuan ataupun nyata seperti yang ada sebenarnya. Di Second Life Anda bisa mengatur penampilan sesuai keinginan. 

Nah, di sini Anda bisa memulai kehidupan palsu Anda tersebut. Saat mengatur tampilan, Anda boleh mendadani diri Anda menjadi sangat tampan atau cantik, gendut atau langsing, fashionable atau biasa, dan lainnya. Yang tentu saja di sini Anda bebas berbohong karena Anda tidak diwajibkan menampilkan avatar Anda sesuai dengan diri Anda saat itu.

Kehidupan kedua ini bisa Anda jadikan sebagai kehidupan impian yang tak bisa Anda raih di kehidupan nyata. Di sini, Anda bisa meraih fisik yang Anda impi-impikan, membangun rumah impian, memeroleh pekerjaan impian, kendaraan dan lain sebagainya.
Untuk lebih jelasnya, simak beberapa hal menarik dari game Second Life.

1. Second Life hanyalah sebuah game

Perlu Anda ingat, senyata dan semirip apapun kehidupan kedua kalian di sana, tetap! Dia hanya sebuah game. Jadi ini himbauan untuk Anda, jangan sungkan untuk bersenang-senang. Lakukan sesuatu yang menyenangkan. Pergi ke pesta! Menari! Bersenang-senang! Makan! Minum! Jangan takut gendut! Tapi Anda juga harus ingat, untuk hidup di sana, Anda butuh uang. Jangan lupa bekerja.

2. Memiliki Banyak Pengguna
Game yang mirip dunia nyata

Karena sudah ada dari tahun 2003, Game simulasi kehidupan Second Life sudah memiliki banyak pengguna dari seluruh dunia. Saat kalian memasuki game ini, Anda tak akan kesepian. Di sana kalian akan menemukan user-user lain yang juga aktif seperti Anda.

Mereka digerakkan oleh orang, di balik kehidupan mereka, ada manusia nyata yang menggerakkannya. Jadi mereka semua bukan robot. Dan keuntungannya, Anda dapat berbicara, mengobrol, bahkan berkencan dengan mereka.

3. Kita Bisa Menemukan Jodoh di Sana

Entah sudah ada berapa banyak pasangan yang menjalin hubungan akibat game tersebut. Yang pasti, saya tidak membual. Mereka dipertemukan di dalam game, saling berkenalan, lalu muncul benih-benih cinta di antara mereka.

Singkatnya, mereka pun memutuskan untuk  bertemu. Akhir yang bahagia saat mereka melangsungkan pernikahan. Tapi tetaplah berhati-hati dalam memilih pasangan atau kenalan. Hal unik lainnya, tiap bertemu dengan orang-orang kalian pasti akan disapa mereka. Kalau dalam dunia nyata, ini membantu hubungan tali persaudaraan. Tak jauh beda ketika di game.

4. Anda Dapat Memfoto
game simulasi

Tersedia layanan ikon kamera yang bila Anda pilih, dapat mengambil gambar Anda. Tak jauh beda dengan saat Anda mengambil selfie dengan HP. Nanti file foto bisa Anda simpan ke dalam komputer. Dipamerkan kepada orang-orang pun rasanya cocok sambil mengatakan pada mereka, "Ini looohhhh kehidupan kedua aku."

5. Kita Bisa Mendapatkan Uang dari Sana

Namun pertanyaannya, bagaimana cara kita mendapatkan uang? Jika di dunia nyata Anda harus bekerja, di Second Life pun sama. Karena Second Life berbeda dengan game GTA (mendapatkan uang dengan membunuh orang), cara mencari uang yang seperti itu sangat salah.

Bukalah fasilitas pencarian kerja, lalu lamar pekerjaan di sana. Atau terima saja tawaran-tawaran menjadi MC dalam sebuah acara. Anda dapat dibayar 150$ sampai 200$
Nanti biaya tersebut bisa Anda gunakan untuk membeli pakaian, rumah, barang pribadi lainnya agar di kehidupan kedua tersebut Anda tidak miskin.

6. Sebagai Ladang Bisnis

Ada yang masuk ke game ini karena ingin senang-senang, ingin cari jodoh, ingin mengisi waktu luang, atau sekadar iseng. Tapi ada pula yang bermain game ini untuk berbisnis.
Biasanya para pebisnis ini menawarkan jasa hidup mewah yang mewajibkan siapapun yang ingin 'hidup mewah', membayar kepada mereka. Jadilah nanti ada proses transfer mentransfer uang. Dan pebisnis pun kaya.

7. Hal Unik dari Pedansa

Ketika kalian memasuki 'Bar misalnya' kemudian menemukan orang berdansa, Anda bisa ikut ke dalam mereka. Namun yang asing terlihat, cara dansa kalian itu agak kaku, sementara mereka lentur. Nah, ini butuh les tari agar cara menari Anda lentur. Tugas Anda kalau ingin tarian menjadi lentur seperti mereka, ikutilah les menari. Namun untuk mengikuti les tari, Anda diwajibkan membayar.

Kalau Anda sudah begitu tertarik dengan game kehidupan virtual ini, Anda dapat mengunduhnya gratis. Namun syaratnya, perangkat kalian haruslah komputer.
Kalau perangkat Anda masih android ....Saya kemarin mencoba mencari di Google Second Life versi Android. Tapi hasilnya benar-benar nihil.

Namun di Playstore ada jenis game virtual seperti ini juga. Judulnya Avakin Life. Lumayanlah sebagai pengganti Second Life. Meski masih luar biasa Second Life karena penggunanya sudah ratusan juta orang.

Second Life benar-benar memenuhi perannya sebagai kehidupan kedua. Tapi yang harus diingat, kehidupan nyata Anda lebih penting.  Jadi tetap fokus pada kehidupan nyata.
Second Life hanya sebuah game!

0 Response to "Permainan Simulasi Menjalani Kehidupan Baru di dalam Game"

Posting Komentar

Silahkan berkomentar sesuai isi Artikel :)